PURWOKERTO, io.uinsaizu.ac.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Saizu Purwokerto, Profesor Ridwan, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan dua madrasah Islam tertua di Kamboja pada Senin, 19 Agustus 2024.
Madrasah tersebut adalah Cambodian Islamic Center (CIC) dan Madrasah Norol Iman.
Penandatanganan MoU ini dilakukan bersama Kepala Madrasah CIC, Khalil Mosa, dan Kepala Madrasah Norol Iman, Zakariya Sholeh.
Dalam acara tersebut, turut hadir Direktur International Office UIN Saizu Purwokerto, Dr Mohamad Sobirin, serta sejumlah guru, pengurus, dan siswa-siswa level aliyah dari kedua madrasah tersebut sebagai saksi.
Menurut Profesor Ridwan, kesepakatan kerjasama ini mencakup dua poin utama. Pertama, pengiriman alumni dari CIC dan Norol Iman ke UIN Saizu Purwokerto mulai Tahun Akademik 2024/2025.
Angkatan pertama dari madrasah tersebut terdiri dari Tiam Anfa dan Korsoem Krima, yang telah tiba di Purwokerto pada 16 Agustus 2024 dan akan memulai studi di kampus UIN Saizu.
Poin kedua dalam kerjasama ini adalah kedua madrasah akan menjadi mitra dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan dilaksanakan oleh UIN Saizu Purwokerto di Kamboja.
Profesor Ridwan berharap, kerjasama ini dapat memperluas jangkauan internasional dan memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan Islam di Asia Tenggara.
Saat ini, UIN Saizu Purwokerto telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi di Asia Tenggara, namun belum dengan Vietnam, Laos, dan Myanmar.
Tahun depan, UIN Saizu Purwokerto menargetkan untuk menyelesaikan kerjasama di negara-negara tersebut guna mencapai visi rekognisi keunggulan di kawasan Asia Tenggara.***

